Tags

, ,

Sore sahabat……………. Bagaimana kabar para sahabat di sore hari ini?? Masih semangat kan??🙂 Ayo ayo jangan lemes….😀 (padahal aku ya lemes… :P) Setelah seharian ini kuliah dan jaga STAND Perekruitan Anggota baru UKM dan UKMF akhirnya aku dapat berduduk lega dengan santai di rumah sambil mendengarkan Lagu dari Yui sebanyak 3 album… (pamer nich ceritanya… :P)

Aku paling suka lagu – lagu dari Yui ini sahabat, enak di dengar meskipun terkadang aku juga sedikit mendapatkan ejekan gara – gara aku menyukai lagu dari Yui ini, yang kata mereka “Masa Cwo sukanya lagunya Yui…..” . Tapi tak apalah toh selera tiap orang itu kan berbeda – beda, tapi jangan salah aku juga suka lagunya Linkin Park sama Muse….😀

Eh tapi ngomong – ngomong kenapa judul tulisan ini Mator Sakalangkong? Apa hubungannya dengan lagu??? Mau tau???

Sebenarnya judul tersebut tidak ada kaitannya dengan lagu yang aku bicarakan di atas sahabat, masalah lagu diatas itu hanyalah sebuah intermezo saja sebelum tulisan intinya aku utarakan. Lah judul diatas itu ada kaitannya dengan inti tulisan ini.😀 (bulet mbulet noch kon…. :P)

Tapi sebelumnya, para sahabat semua tau tidak arti dari kata Mator Sakalangkong diatas? Wah kalau yang dari madura pasti ngerti nich artinya apa, soalnya kata – kata diatas menggunakan bahasa Madura.:mrgreen: Hayo… siapa yang tau artinya? Hihihi…..:mrgreen: Ok lah ok jika dari para sahabat tidak ada yang mengerti artinya, akan aku beritahu artinya.

Jadi begini, Mator Sakalangkon ini memiliki arti yang sama kata Terima Kasih.:mrgreen: (owh terima kasih toh…. ya ya ya…..) Eh…. tapi mengapa judulnya Terima Kasih? Wah kalau ditanya seperti itu, pastinya sudah jelas yach sahabat bahwasanya aku ingin mengucapkan terima kasih kepada seseorang dan dalam kasus ini terhadap mbak Nandini.🙂

Mengapa demikian? Sahabat masih ingat tidak tulisanku yang berjudul “Bukan Lingkunganku” yang mana tulisanku itu aku ikutkan dalam sebuah sayembara yang diadakan oleh mbak Nandini yang berhadiahkan paket tali asih, sebenarnya semua peserta yang mengikuti sayembara tersebut mendapatkan tali asih sahabat, hanya saja tetap dibedakan antara pemenang dan yang lainya.🙂

Sebenarnya bingkisan dari mbak Nandini ini telah sampai dirumah ku tepat hari Sabtu minggu kemarin, namun berhubung aku juga lagi mengikuti diklat di Pacet jadi baru bisa aku terima dan aku buka pada hari minggu sore sepulang dari acara diklat, dan aku juga meminta maaf karena baru hari ini aku bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mbak Nandini atas kiriman bingkisannya.🙂

Jujur baru kali ini aku menerima bingkisan seperti ini, dari sebuah sayembara lagi. Rasanya mengembirakan, entah berapa kali aku mengucap syukur alhamdulillah dan mengucap terima kasih. Ini adalah yang pertama dan akan selalu aku ingat.🙂 Terima kasih, terima kasih yang sebesar – besarnya kepada mbak Nandini atas bingkisan ini, sebenarnya aku sama sekali tidak terpikir dibenakku untuk mendapatkan hal yang seperti ini. Oia, ini dia bingkisannya sahabat.🙂

Bingkisan Pertamaku

Hm…. aku rasa hanya itu yang bisa aku katakan sahabat, sekali lagi aku ucapkan terima kasih kepada mbak Nandini.🙂