Tags

, ,

Assalamu’alaikum…..πŸ™‚

Alhamdulillah akhirnya aku bisa berbagi cerita lagi setelah liburan selama beberapa waktu kemarin.πŸ™‚ Setelah tulisanku yang pertama setelah liburan kemarin yaitu “Dibalik Kelemahan Hujan” kini aku hadir kembali sahabat dengan tulisanku yang lain yaitu “Liburan Terpanjang”. (maksudnya apa tuch liburan terpanjang??? :-?)

Liburan kali ini memakan waktu 1 minggu lebih sahabat tepatnya 1 minggu 3 hari termasuk hari keberangkatan dan hari kembali. (hari kembali itu bahasa mana yach??? :mrgreen:) Hanya saja ada hal yang disayangkan sahabat dalam liburan kali ini, aku dan teman ku tidak memiliki CamDig a.k.a Camera Digital sehingga moment – moment liburan ini tidak kita abadikan dalam sebuah foto sahabat, yach meskipun Camera Hp ku sempat mengambil beberapa gambar namun tidak mencangkup semuanya saat liburan. ( kecewa hatiku…..😦 )

Jadi aku minta maaf sahabat apabila di tulisanku ini tidak ada foto yang lengkap atau bahkan tidak ada foto sama sekali.πŸ™‚ (jangan marah yach…. keep dibaca…..πŸ™‚ ) Pada penasaran kan gimana perjalanan liburanku selama beberapa hari ini.πŸ™‚

Ok

Liburan kali ini aku lakukan bersama 2 orang temanku yaitu Daus dan ALif. Liburan kali ini bisa dikatakan mungkin sedikit funny atau memang sangat funny. (Funny dalam artian apa nich??? :mrgreen:) Liburan kali ini bisa dikatakan liburan yang tercipta hanya karena seseorang yang kita sayangi sahabat. (maksudnya cwe kita. :mrgreen:)

Begini kronologisnya, kita bertiga memiliki pasangan masing – masing,Β (jangan sampailah satu pasangan untuk bertiga :mrgreen:) hubungan kita dengan pasangan kita itu LDR a.k.a Long Distance Relationship sahabat. (LDR jadi inget movienya Kambing Jantan :mrgreen:) Pasanganku yang bertempat tinggal di Solo, kemudian pasangan si Daus di Kediri, dan pasangan si Alif di Bandung. Jadi intinya kita akan mengunjungi pasangan kita masing – masing ke ke-3 kota tersebut sahabat.πŸ˜€ (hehehehe… namanya juga demi cinta. :mrgreen:)

Jadi rencananya kita akan melakukan perjalanan ke 3 Kota dan 3 Provinsi yaitu Kediri di Jawa timur, Solo di Jawa Tengah, dan Bandung di Jawa Barat. Kita sepakat akan menaiki motor hingga sampai ke kota Solo kemudian menitipkan motor ke Stasiun Kereta dan melanjutkan perjalanan ke Bandung dengan menaiki kereta. Hanya saja rencana awal ini batal sahabat dikarenakan si Alif yang memiliki rumah di Bandung pada saat hari H yaitu tepatnya tanggal 22 Juli 2010 dia tidak diijinkan untuk pulang ke Bandung sahabat.

Karena kejadian itu awalnya aku ragu apakah perjalan ini akan tetap dilaksanakan atau tidak. Namun si Daus mengatakan “Liburan harus tetap dilaksanakan, meskipun kita hanya berdua”. Dia tetap bersikukuh untuk tetap dilakukan mungkin karena dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan kekasihnya, sebenarnya aku ya juga begitu sahabat. hehehehe…..:mrgreen: Akhirnya kita sepakat untuk tetap melanjutkan liburan ini hanya saja dengan perubahan rencana yaitu yang semula 3 Kota 3 Provinsi diganti menjadi 3 Kota 2 Provinsi yaitu Kediri, Solo, dan Jogja disini kita juga memutuskan untuk tetap membawa motor hingga ke Jogja.

Perjalanan Pertama Kota Kediri (22 – 24 Juli 2010)

Perjalanan ke kota Kediri ini tepatnya ke kota Pare ini membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan dan 1 jam pencarian rumah teman sebagai tempat singgah, jadi total waktu keberangkatan adalah 3 jam. Kita berangkat dari Madura pada pukul 14.00 WIB dan tiba di rumah teman kita di Pare pukul 17.00. Disini kita menginap dikediaman teman kami yang bernama Rosyid, sesampainya disana kami tidak langsung pergi jalan – jalan sahabat, dikarenakan badan kita yang bisa dibilang cukup capek jadi kita langsung beristirahat.πŸ˜€

Keesokan harinya tanggal 23 Juli 2010 usai shalat jum’at, kita langsung menuju Sekolah dimana kekasih si Daus ini sekolah disini Mas Rosyid ikut dengan kita sahabat sebagai penunjuk jalan sekaligus menemani aku selama si Daus dengan kekasihnya sedang berpacaran.:mrgreen: Pasangan si Daus ini masih kelas 2 SMA sahabat, dia bertemu kekasihnya itu pada saat aku dan tim ku sedang mengadakan pengenalan Linux ke sekolah kekasihnya yaitu SMAN 2 Pare dalam rangka “Bring Linux To School”. Dalam acara itulah mereka di pertemukan, makin lama keakraban mereka makin terjalin hingga akhirnya mereka memutuskan untuk bersatu menjadi sepasang kekasih hingga sekarang.πŸ˜€

Setelah kita jemput, awalnya kita kebingungan akan pergi kemana. Namun kekasih si daus yang akrab dipanggil Mii oleh si Daus memutuskan untuk pergi ke Bukin Bintang sahabat. Jadi pada saat itu juga kita pergi kesana dan tiba kurang lebih pukul 14.30 WIB. Tempat ini tidak yang seperti aku bayangkan sebelumnya sahabat, awalnya aku pikir hanya sebuah bukit yang pemandangannya indah tapi Bukit Bintang itu ternyata adalah sebuah Cafe hanya saja tempatnya memang di atas bukit.πŸ™‚

Sesampainya disana jujur ngebosenin sahabat. hehehehe…..:mrgreen: kalo si Daus mungkin lagi bahagia soalnya dia lagi sama si Mii. Lah aku dan Mas Rosyid cuma bisa bengong dan clingak – clinguk kesana kemari, soalnya yang datang ke Cafe itu kebanyakan orang lagi pacaran sahabat. Tapi tak apalah demi teman, toh nantinya kalau kita sampai di Solo si Daus juga bakalan bengong.πŸ˜€ jadi satu sama donk….. wkwkwkwkwkwk…..:mrgreen:

Aku coba melihat mereka dari kejauhan, ternyata mereka lagi asik – asiknya ngobrol dan becanda – becanda, jujur aku senang melihat itu, aku senang bisa melihat temanku bahagia. Kita di Cafe ini cukup lama sahabat bayangkan aja dari pukul 14.30 sampai 16.30 kita berada disana. Kalau si Daus sama si Mii sich pasti betah lama – lama disana, bahkan minuman yang dipesan dari tadi pun belum juga habis masih tinggal setengah gelas. Apa mereka tidak haus yach…. hehehehe….:mrgreen:

Ok akhirnya saat pukul 16.30 itu pula kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dan pergi ke Simpang Lima. Simpang lima ini sangat bagus sahabat, malah bagus sekali mekipun ini bukan yang pertama kalinya aku ke Simpang Lima namun aku masih tetap kagum akan tempat ini. Hanya saja pintu masuk yang bisa kita gunakan hanya satu padahal ada 4 pintu masuk. Ok disini si Daus melanjutkan pacarannya dan akhirnya kita memutuskan untuk pulang sahabat pada waktu itu tepat pukul 17.30 WIB.

Alhasil, akhirnya kita sampai juga di rumah, huft… tidak begitu capek sich hanya saja aku dibuat ketawa oleh si Daus saat dia menceritakan apa saja yang dia lakukan tadi.πŸ˜€

Keesokan harinya tanggal 24 Juli 2010 kita melanjutkan perjalanan kita ke Solo.πŸ˜€

Perjalanan Ke Dua Kota Solo (24 – 29 Juli 2010)

Kita berangkat dari Kota Pare pukul 10.30 WIB dan tiba di Kota Surakarta pukul 14.30. Perjalanan kita ke Ke Solo membutuhkan waktu 4 jam sahabat, waktu yang cukup lama hanya saja dalam perjalanan kali kita tidak merasa kecapean. Sesampainya di Surakarta kami berhenti di depan pintu gerbang UNS, disana kita beristirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan untuk mencari penginapan. Pada saat pukul 15.00 kami pergi mencari penginapan di daerah Keprabon sahabat. Kita disini menghabiskan uang yang cukup besar dikarenakan kita menginap disini selama tiga hari dengan harga 90.000 rupiah permalam, sebenarnya kita ada kamar yang seharga 75.000 rupiah hanya saja pada saat itu kamar tersebut telah penuh. Jadi kita mau tidak mau mengambil kamar yang seharga Rp 90.000,- dengan fasilitas AC, TV, kamar mandi, dan 2 buah kasur.

Ok hari pertama di Surakarta seperti biasa kita hanya mengisinya dengan istirahat di kamar. Namun pada saat pukul 20.00 WIB kita memutuskan untuk luar mencari makan dan saat perjalanan mencari makan ternyata di daerah dekat penginapan kita sedang ada festival sahabat, yaitu festival Keroncong, jadi kita memutuskan untuk melihatnya pastinya setelah kita makan tentunya. Festival keroncong ini ternyata asik juga sahabat, enak di dengar jujur aku lebih memilih musik keroncong dari pada musik DangDut. (Aku tidak suka DangDut :mrgreen:) Pukul 23.00 WIB kita balik lagi penginapan untuk beristirahat.

Keesokan harinya tanggal 25 Juli 2010 waktunya aku bertemu dengan kekasihku. ( jadi malu😳 ) Kekasihku ini sangat cantik dimataku bisa dikatakan dia adalah orang kedua yang bisa membuat aku sayang hingga teramat sangat sayang kepadanya.😳 Kekasihku ini akrab di panggil Aia, pertama kali aku kenal dengan dia dari salah satu aplikasi chating di Hp kemudian berlanjut ke jejaring sosial FS dan FB yang kemudian akhirnya kita dipertemukan saat aku sedang mengikuti Jambore Blogger yang di adakan oleh kawan – kawan blogger kemarin yang bernama SOLO (Sharing Online lan Offline).Β Satu bulan kemudian setelah acara SOlO tersebut akhirnya kita memutuskan untuk melanjutkan hubungan kita.πŸ™‚

Ok… lanjut.πŸ˜€ Β dihari pertama tidak ada yang special kita hanya berkeliling Mall dan nonton bioskop. Kemudian di hari kedua yaitu tanggal 26 Juli 2010 kita pergi berenang ke WaterBoom, hahahaha….. disana yang kita lakukan bukan berenag sahabat melainkan mermain seluncur. hahahahaha……πŸ˜€ tempatnya bisa dikatakan sangat bagus indah dan banyak pengunjungnya meskipun dari luar tampak seperti padang pasir… (hanya sebuah kiasan :mrgreen:). Huft….. parasaanku saat itu tidak bisa diungkapkan sahabat, tapi yang jelas waktu itu aku sangat senang bersama dengan dia.πŸ™‚

Usai beranang kita memutuskan untuk kembali pulang sahabat, hanya saja kita mencari makan terlebih dahulu di Pasar Gede, saat itu tepat pukul 17.30 WIB. Kita makan di sebuah warung yang menjual makanan yang bernama Timlo. (bukan pelawak yach…..:mrgreen: ) Timlo ini sejenis makanan berkuah yang hampir seperti soto rasanya hanya saja, isinya berbeda dengan soto. Disini ada kejadian lucu sahabat, soalnya pada waktu kita mau bayar setelah makan, aku dan cwe ku berantem, mungkin bisa dikatakan seperti itu. Hanya saja kita berantemnya bukan karena salah paham tetapi karena aku dan dia tidak mau dibayarin oleh salah satu diantara kita.πŸ˜€ Sampai – sampai sang penjual, temanku, dan pembeli yang lainnya pada ketawa melihat tingkah kita. heheheheh…..:mrgreen: Walhasil, akhirnya aku dan cweku memutuskan untuk urunan sahabat dalam membayar makanan kita. hahahahaha….πŸ˜€

Setelah itu kita kembali penginapan dan kekasihku pun pulang kerumahnya, sebenarnya malam itu adalah malam terakhir aku di Solo karena keesokan harinya aku dan Daus akan melanjutkan perjalanan ke Jogja, hanya saja pada malam itu juga saat aku berusaha menghubungi temanku yang kebetulan Kos dan kuliah di Jogja, temanku berkata bahwa dia pada saat itu juga ada acara ke Surabaya ada seminar di ITS jadi keberangkatan kita ke Jogja batal sahabat, awalnya kita ingin langsung pulang ke Madura hanya saja si Daus ingin bertemu dengan kekasihnya lagi dan kekasihnya pada saat itu kebetulan hanya bisa keluar pada hari Sabtu saja sahabat.

Lah sedangkan pada saat itu masih hari Senin malam dan hari Sabtu masih lama, jadi aku dan temanku berembuk kembali dan menyepakati bahwa kita akan lebih lama di Solo sampai hari kamis, dan hari kamis kita ke Madiun kerumah teman kita, main – main di Madiun, sampai hari Sabtu siank.πŸ™‚ Keesokan harinya kita check Out dan pergi mencari tempat penginapan yang lain, dan alhamdulillah kita mendapatkan sebuah penginapan disekitar Pasar Gede penginapan yang sekarang lebih murah dibandingkan penginapannya sebelumnya harga penginapannya Rp 75.000,- satu malam. Lagi – lagi kita menginap selama 3 hari. Jujur dalam hati aku senang bisa lebih lama di Solo, aku jadi bisa lebih lama bertemu dengan dia.πŸ™‚

Selama dua hari kedepan kita hanya menghabiskan waktu dengan jalan – jalan sahabat, jalan – jalan ke Tawang Wangu, trus ke Balai Kambang, dan tempat – tempat yang lainnya. Rasanya senang sekali. Rasa kangen yang ada dihati akhirnya tersampaikan juga.πŸ™‚ Dia begitu cantik, apa lagi sat memakai jilbab…. oh…. i love it….πŸ™‚ Ntah mengapa aku sangat senang sekali saat dia mengenakan jilbab hati ini merasakan ketenangan saat melihatnya. Bahkan sampai saat ini aku tidak bisa melupakan saat – saat dimana dia memakai jilbab.πŸ™‚

Akhirnya penghujung waktu pun telah tiba, tanggal 29 Juli 2010 aku berangkat kembali ke Jawa Timur tepatnya ke Kab. Madiun. Sunggu enggan aku pergi dari kota Solo itu, aku ingin disana aku ingin bersamanya. Rasa kangen itu muncul kembali. Dia pernah berkata agar aku nanti setelah kuliah selesai aku harus kerja disana, jujur aku ingin sekali kerja disana agar aku bisa bersamanya lagi. Hanya saja aku bingung mau kerja apa nantinya disana, aku ingin menjadi seorang pegawai negeri apa bisa aku diterima di Solo apa lagi aku kuliah di Jurusan Tek. Informatika pasti disana juga sudah banyak PN yang bergerak dibidang itu. Tapi tak apalah masih kurang beberapa tahun lagi, aku masih bisa memikirkannya.πŸ˜€

Perjalanan pun berlanjut….

Perjalanan Ke Tiga Kab. Madiun (29 – 31 Juli 2010)

Perjalan pulang ini sepertinya lebih lama dibandingkan perjalanan berangkat, tidak lebih lama gimana orang kita selalu salah milih jalan a.k.a nyasar…. wkwkwkwkwkwkwk…..πŸ˜€ bahkan saat ingin ke Kab. Madiun pun kita salah jalur sehingga kita harus memutar jauh melewati Kota Madiun terlebih dahulu.πŸ˜€ Padahal ada jalur yang lebih dekat hanya saja kita salah pilih jalur yang memutar.πŸ˜€ Seharusnya kita bisa sampai di Kab. Madiun dalam waktu 2 sampai 2 1/2 jam, namun karena kita selalu nyasar jadi waktu 2 jam itu berubah menjadi 4 jam perjalanan.πŸ˜€

Bayangkan saja, kita dari Kediri ke Solo membutuhkan waktu 4 jam dan itupun melewati Kab. Madiun, lah sedangkan pada saat kita pulang dari Solo ke Madiun kita membutuhkan 4 jam perjalanan. waw…. perbedaan yang sangat jauh…… hahahahahaha……πŸ˜†:mrgreen:

Ok sesampainya di Kab. Madiun tepatnya Kota Caruban. Kita langsung disambut hangat oleh keluarga dari teman kami yang bernama Lindung.πŸ™‚ Di Madiun ini kami hanya berjalan – jalan ke Kota Madiun saja, ke Mall dan ke Alun – alun.

dan pada akhirnya pada hari sabtu kita berangkat ke Kediri.

Perjalanan ke Empat kembali ke Kediri (31 Juli 2010)

Kami berangkat pukul 12.00 WIB dari Madiun dan sampai pukul 14.00 WIB di Kota Pare Kediri. Disana kita langsung ketemuan dengan pasangannya si Daus, Mii. Hanya saja kali ini aku tidak ikut mereka berdua sahabat. Aku lebih memilih melihat Gerak Jalan yang kebetulan saat itu sedang diadakan disana. Entah temanku dan kekasihnya itu pergi kemana, aku sudah tidak peduli yang penting mereka senang, setelah Gerak Jalan usai aku memutuskan untuk pergi kerumah teman ku untuk beristirahat dan menghilangkan kebosanan sembari menunggi Daus selesai berpacaran.

Dan akhirnya waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB dan si Daus pun telah selesai dari acaranya dengan kekasihnya. AKhirnya kami memutuskan untuk kembali ke madura malam itu juga, kami menumpang mandi, shalat, dan makan di rumah teman kami itu hingga pada pukul 19.00 WIB kami melanjutkan perjalan ke Madura. dan Alhamdulillah perjalanan kali ini cukup singkat kita sampai dimadura pukul 00.00 WIB dikarenakan kapal Ferry yang kita naik terlambat datang, jadi kita harus menunggu sekitar kurang lebih 2 jam lebih.

Alhamdulillah akhirnya selesai juga aku bercerita. Wah panjang amat yach sahabat.:mrgreen: Aku harap sahabat tidak bosan membacanya, terlebih lagi tidak ada foto yang bisa aku tampilkan.

Huft…… tanganku capek nich sahabat….. hehehehehehe….. akurasa cukup samapai disini cerita liburanku kali ini. aku minta maaf apabila cerita ku ini terlalu panjang dan membosankan.πŸ˜€

Sampai jumpa ditulisan ku selanjutnya.πŸ˜€